Artocarpus heterophyllus

NAMA LOKAL
Nangka
NAMA SPESIES
FAMILI
Moraceae
STATUS KONSERVASI
NE [Not Evaluated]
DESKRIPSI
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus) memiliki habitus pohon dengan tinggi berkisar 5,6–7,8 m dan percabangan simpodial. Batangnya bulat, tegak lurus, berdiameter 23–27 cm, berwarna cokelat tua kehitaman, serta sering ditumbuhi lichen dan lentisel. Sistem perakarannya berupa akar tunggang dengan sifat geotrop, membentuk banir berwarna cokelat tua. Daunnya tunggal, berbentuk jorong, tersusun berseling, tepi rata, permukaan mengkilat, pangkal tumpul, ujung meruncing, bertekstur seperti kulit, dengan ukuran panjang 12–14 cm dan lebar 7–9 cm. Perbungaan berbentuk bulir yang muncul di ketiak daun, dengan bunga jantan dan betina terpisah (uniseks). Buahnya bertipe semu majemuk; saat muda berwarna hijau muda, dan ketika matang berubah menjadi kuning hingga kekuningan.
Buah nangka (Artocarpus heterophyllus) kaya akan nutrisi penting seperti vitamin A, B, C, mangan, kalsium, magnesium, zat besi, potasium, fosfor, karbohidrat, kalori, dan protein. Kandungan vitamin C membantu meningkatkan sel darah putih sehingga memperkuat sistem imun, sementara konsumsi buahnya dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker. Biji nangka yang mengandung karbohidrat, protein, kalium, dan fosfor juga bermanfaat bila diolah menjadi makanan seperti keripik atau direbus. Daunnya digunakan untuk melancarkan ASI dan obat luka. Penelitian menunjukkan hampir semua bagian pohon nangka memiliki aktivitas antimikroba serta bioaktivitas sebagai antiinflamasi, antioksidan, antidiabetes, antimelanogenesis, dan antikanker. Selain itu, kayu nangka yang keras dan tahan lama sering dimanfaatkan untuk perabotan, konstruksi, hingga alat musik.
REFERENSI
Dewi, R. S., Hardiansyah, H., dan Mahrudin, M. 2021. Keanekaragaman Jenis Artocarpus di Bantaran Sungai Desa Beringin Kecana Kecamatan Tabunganen Kalimantan Selatan. Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya. 13(2): 124–136.

FACULTY OF MATHEMATIC AND NATURAL SCIENCES