Selaginella sp.

NAMA LOKAL
Paku Cakar Ayam
NAMA SPESIES
Selaginella sp.
FAMILI
Selaginellaceae
STATUS KONSERVASI
NE [Not Evaluated]
DESKRIPSI
Tumbuhan ini berkembang biak dengan spora bebas sehingga dianggap sebagai bagian dari tumbuhan paku (Pteridophyta). Paku cakar ayam memiliki ciri daun kecil dan sederhana (disebut mikrofil) yang menyerupai sisik pipih dan duduk (tidak bertangkai), memiliki batang yang cukup unik. Di mana batangnya tegak tinggi dengan pertumbuhan kurang lebih 15 hingga 35 cm, Selain itu batangnya juga memiliki tekstur khusus hampir sama seperti tanaman paku lainnya tetapi karena tertutupi oleh beberapa daun cakar ayam sehingga batangnya memang tidak terlalu tinggi dengan bentuk bulat dan tekstur cukup lihat dengan jenis bercabang menggarpu.
Daunnya kecil-kecil panjang dengan ukuran kurang lebih 4 hingga 5 mm. Sedangkan lebarnya 2 mm saja ditambah lagi bentuk jorong ujung runcing dan juga pangkal rata. Menjadikan daun ini memang memiliki warna yang beragam baik dari atas hingga ke bawah. Ditambah lagi warna daun bagian atas hijau tua dan semakin bawah akan semakin warna hijau muda. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya sinar matahari dan juga kelembaban dari tanaman cakar ayam tersebut. Daun tersusun di kiri kanan batang induk hingga ke bagian percabangan sehingga menyerupai cakar ayam dengan sisik di sampingnya.
Akarnya keluar pada percabangan, sehingga akarnya menyerupai tanaman terna yang lainnya selain itu akar dari tanaman ini berbentuk serabut muncul dari batang yang berdaun dan memiliki warna coklat kehitaman. Karena tingginya yang tidak terlalu besar sehingga tidak membutuhkan akar yang terlalu kokoh. Sehingga tanaman ini bisa ditopang hanya dengan akar serabut saja.
REFERENSI
Sutomo, S., dan Fardila, D. 2013. Autekologi Tumbuhan Obat Selaginella doederleinii Hieron di Sebagian Kawasan Hutan Bukit Pohen Cagar Alam Batukahu, Bedugul, Bali (Autecology of Traditional Medicine Plant of Selaginella doederleinii Hieron in Some Areas of Mount Pohen Forest Batukahu Nature Reserve Bedugul, Bali). Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. 10(2): 153–161.

FACULTY OF MATHEMATIC AND NATURAL SCIENCES