Hippobroma longiflora

NAMA LOKAL
Kitolod, Kembang Bintang
NAMA SPESIES
FAMILI
Campanulaceae
STATUS KONSERVASI
NE [Not Evaluated]
DESKRIPSI
Tanaman ini memiliki akar tunggang dengan batang tegak setinggi sekitar 60 cm yang bercabang dari pangkalnya serta mengandung getah putih berasa tajam dan beracun. Daunnya tunggal berbentuk lanset, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam dengan gerigi menyirip; panjang daun 5–17 cm, lebar 2–3 cm, berwarna hijau. Bunganya tegak dan tunggal, muncul dari ketiak daun dengan tangkai panjang serta mahkota berwarna putih. Buahnya berbentuk kotak menyerupai lonceng, merunduk, dan merekah menjadi dua ruang berisi banyak biji.
Kitolod (Hippobroma longiflora) adalah tanaman obat tradisional yang sering dipakai untuk kesehatan mata dan peradangan. Manfaat utamanya antara lain membantu meredakan iritasi mata, menurunkan peradangan, bersifat antibakteri dan antijamur, serta memiliki aktivitas antioksidan yang melindungi sel dari radikal bebas. Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi antikanker dan penurun kolesterol. Kandungan yang berperan meliputi flavonoid (antioksidan, antiinflamasi), alkaloid seperti lobelin (analgesik, antiinflamasi, tapi beracun bila berlebihan), saponin (antibakteri, imunomodulator), tanin (antiseptik, penyembuhan luka), serta fenolik dan terpenoid (antioksidan, antikanker).
REFERENSI
Lestari, S., Septiyani, B. N., Proklamasiningsih, E., dan Hernayanti, H. 2024. Kandungan Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Kitolod (Hippobroma longiflora L.) pada Ketinggian Tempat Tumbuh Berbeda (Flavonoid Content and Antioxidant Activity of Kitolod (Hippobroma longiflora L.) at Different Altitude). Lentera Bio. 13(2): 212–218.

FACULTY OF MATHEMATIC AND NATURAL SCIENCES